Bluto, 13 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Biologi peminatan Ekologi kelas putra angkatan 2023 melaksanakan kegiatan konservasi mangrove di kawasan pesisir Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Biologi Mangrove yang diampu oleh Akhmad Ferdiansyah, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan lapangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap ekosistem mangrove sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan pesisir melalui aksi nyata. Mahasiswa tidak hanya mempelajari aspek teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam upaya konservasi dan rehabilitasi kawasan mangrove.

Rangkaian kegiatan diawali dengan monitoring hasil penanaman mangrove yang telah dilakukan lima tahun dan tiga tahun sebelumnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap tingkat pertumbuhan, kelangsungan hidup, serta kondisi ekosistem mangrove yang telah direhabilitasi. Hasil monitoring diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengelolaan dan pengembangan program konservasi mangrove di masa mendatang.

Selanjutnya, mahasiswa melaksanakan aksi pembersihan sampah di kawasan pesisir Pantai Matahari. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap ancaman pencemaran lingkungan yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem pesisir dan menghambat pertumbuhan vegetasi mangrove.

Sebagai puncak kegiatan, mahasiswa melakukan penanaman bibit tiga spesies mangrove, yaitu Rhizophora stylosa, Rhizophora apiculata, dan Bruguiera gymnorrhiza. Ketiga spesies tersebut dipilih karena memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas garis pantai, mengurangi abrasi, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis biota pesisir.

Dosen pengampu mata kuliah Biologi Mangrove, Akhmad Ferdiansyah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), sehingga mahasiswa dapat memahami pentingnya konservasi mangrove melalui praktik langsung di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Biologi berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik di bidang ekologi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

Semangat kolaborasi antara dunia akademik dan pelestarian lingkungan ini menjadi bukti bahwa langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama dapat memberikan kontribusi besar dalam menjaga warisan hijau pesisir untuk masa depan.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *