Sumenep, 04 Juli 2026 – Fakultas Sains dan Teknologi (SAINTEK) Universitas Annuqayah menggelar Workshop Penyusunan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) Program Studi Sains Lingkungan pada Sabtu (04/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam merumuskan arah pengembangan Program Studi Sains Lingkungan agar memiliki identitas akademik yang kuat, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.

Workshop ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan sebagai mitra penyusunan VMTS, di antaranya perwakilan SMA 1 Annuqayah, MA 1 Annuqayah Putri, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep, jajaran dekanat, serta dosen di lingkungan Program Studi Sains Lingkungan. Keterlibatan para stakeholder diharapkan mampu memperkaya rumusan VMTS sehingga selaras dengan kebutuhan dunia pendidikan, dunia kerja, dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Annuqayah menegaskan bahwa penyusunan VMTS merupakan tahapan penting bagi keberhasilan program studi baru di lingkungan universitas.

“Penyusunan VMTS merupakan langkah awal dalam menentukan arah masa depan program studi di lingkungan Universitas Annuqayah, khususnya Program Studi Sains Lingkungan, Kecerdasan Buatan (AI), Hukum Bisnis, dan Sastra Indonesia. Keempat program studi ini didirikan sebagai respons terhadap kebutuhan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan, sehingga diharapkan mampu melahirkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Annuqayah, Mahrus Ali, M.Si., menyampaikan bahwa VMTS merupakan fondasi utama dalam membangun tata kelola dan pengembangan program studi yang berkualitas.

“Penyusunan VMTS merupakan fondasi penting dalam membangun Program Studi Sains Lingkungan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Melalui forum ini kami berharap seluruh stakeholder memberikan masukan yang konstruktif sehingga VMTS yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan, serta arah kebijakan pendidikan tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Sains Lingkungan, Ahmad Mundzir Ramdhani, M.Pd., menekankan bahwa VMTS bukan hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga menjadi pedoman utama dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.

“VMTS bukan sekadar dokumen administratif, melainkan kompas yang akan mengarahkan seluruh penyelenggaraan Tridharma Program Studi Sains Lingkungan. Masukan dari berbagai stakeholder menjadi bekal penting dalam merumuskan strategi pengembangan program studi yang mampu menjawab tantangan lingkungan, kebutuhan dunia kerja, serta mendukung pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui workshop ini, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Annuqayah berkomitmen menyusun VMTS yang selaras dengan visi Universitas Annuqayah serta mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi. Dokumen VMTS yang dihasilkan diharapkan menjadi dasar dalam pengembangan kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, kemitraan, dan peningkatan kualitas lulusan Program Studi Sains Lingkungan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Annuqayah dalam menghadirkan program-program studi baru yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, bangsa, dan lingkungan.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *